Seminar Rancangan Aksi Perubahan PKP, Isnan Diyah Hadirkan Inovasi E-Modul, ToF, dan Instrumen Evaluasi untuk Optimalisasi Bawaslu Goes to School/Campus
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Kasubbag Pengawasan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Isnan Diyah, memaparkan rancangan aksi perubahan dalam Seminar Rancangan Aksi Perubahan sebagai salah satu output Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), Rabu (26/8/2026).
Dalam seminar yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut, Isnan Diyah mempresentasikan rancangan aksi perubahan berjudul “Optimalisasi Bawaslu Goes to School/Campus melalui E-Modul, ToF, dan Instrumen Evaluasi.”
Rancangan tersebut diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan program Bawaslu Goes to School/Campus agar tidak hanya menjadi kegiatan sosialisasi, tetapi dapat dilaksanakan secara sistematis, terarah, dan memiliki instrumen pengukuran yang jelas.
Seminar tersebut diuji langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Muda LAN RI, Muhammad Syafiq, dengan didampingi Widyaiswara Ahli Muda LAN RI, Veronika Hanna Naibaho. Turut mendampingi Isnan Diyah dalam proses seminar, Maityus Fajri selaku Mentor.
Isnan menjelaskan, rancangan aksi perubahan tersebut mengintegrasikan E-Modul, Training of Facilitator (ToF), serta instrumen evaluasi sebagai bagian dari upaya membangun model pelaksanaan Bawaslu Goes to School/Campus yang lebih terstruktur.
“Rancangan ini diharapkan dapat menjadi instrumen untuk mengoptimalkan pelaksanaan Bawaslu Goes to School/Campus, sehingga edukasi pengawasan pemilu kepada pelajar dan mahasiswa dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Isnan.
Menurutnya, penguatan kapasitas generasi muda menjadi bagian penting dalam mendorong pengawasan partisipatif. Melalui pendekatan yang lebih terstruktur, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai kepemiluan, tetapi juga didorong untuk berperan aktif dalam mengawal proses demokrasi.
Rancangan aksi perubahan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan Bawaslu Goes to School/Campus sekaligus memperkuat strategi Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam membangun pengawasan partisipatif di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Dengan adanya E-Modul, ToF, dan instrumen evaluasi, program tersebut diharapkan dapat memiliki standar pelaksanaan yang lebih jelas serta menghasilkan kegiatan yang dapat dievaluasi dan dikembangkan secara berkelanjutan.
***
Penulis dan Foto : Humas
Editor : Humas