Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pasaman Barat Matangkan Seleksi Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Perkuat Ekosistem Kolaborasi

Foto Kegiatan

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat pada saat menghadiri rapat Tahap Awal Seleksi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 dengan tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu” di Kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (6/8/2026).

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu yang profesional dan berintegritas. Untuk itu, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan rapat Tahap Awal Seleksi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 dengan tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu” di Kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2026 tentang Tahap Awal Seleksi Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026. Rapat ini menjadi langkah awal Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam mempersiapkan peserta sekaligus memastikan proses seleksi berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Bawaslu RI.

Rapat dipimpin Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Wanhar, didampingi Plt. Kepala Sekretariat Maityus Fajri, serta dihadiri para Kepala Subbagian dan seluruh jajaran staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat.

Dalam pelaksanaannya, pembahasan diarahkan pada pemahaman terhadap tahapan awal seleksi, kesiapan jajaran, serta pentingnya membangun budaya belajar dan kolaborasi di lingkungan Bawaslu. Program Bawaslu Membelajarkan diharapkan tidak hanya menjadi ruang peningkatan pengetahuan, tetapi juga mendorong setiap jajaran untuk berbagi pengalaman, mengembangkan kompetensi, dan menerapkan hasil pembelajaran dalam pelaksanaan tugas kelembagaan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memperkuat kualitas kelembagaan.

“Bawaslu Membelajarkan harus menjadi ruang untuk membangun budaya belajar dan berbagi pengetahuan di lingkungan Bawaslu. Melalui program ini, kita tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat kemampuan organisasi dalam menghadapi dinamika tugas pengawasan Pemilu,” ujar Wanhar.

Menurutnya, ekosistem kolaborasi menjadi penting karena pelaksanaan tugas Bawaslu membutuhkan sinergi antarsumber daya dan unit kerja. Setiap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui proses pembelajaran diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penguatan kinerja organisasi.

Sementara itu, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Maityus Fajri, menyampaikan bahwa dukungan sekretariat diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi terlaksana secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan.

“Sekretariat akan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tahapan seleksi agar berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Kami berharap peserta yang terpilih nantinya dapat mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu,” kata Maityus.

Pelaksanaan rapat Tahap Awal Seleksi Bawaslu Membelajarkan Volume 2 menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, profesional, dan berintegritas. Penguatan budaya belajar dan kolaborasi diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola serta pelaksanaan pengawasan Pemilu.

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat akan terus mendukung pengembangan kapasitas jajaran melalui pembelajaran berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kelembagaan pengawas Pemilu yang semakin profesional, akuntabel, dan responsif terhadap tantangan kepemiluan.

***

Penulis dan Foto : Humas

Editor : Humas