Bawaslu Pasaman Barat Dorong Pelajar SMA Negeri 1 Sungai Beremas Jadi Pemilih Kritis dan Berintegritas
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam memahami dan mengawal kehidupan demokrasi melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama siswa-siswi SMA Negeri 1 Sungai Beremas, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bagi pelajar untuk memahami pentingnya peran pemilih muda dalam menjaga kualitas demokrasi yang berintegritas.
Kegiatan yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sungai Beremas tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, didampingi staf sekretariat. Agenda tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dan SMA Negeri 1 Sungai Beremas sebagai bagian dari penguatan pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda.
Dalam dialog bersama para pelajar, Bawaslu Pasaman Barat mendorong siswa untuk tidak hanya memahami demokrasi sebatas proses pemungutan suara, tetapi juga menyadari bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, menekankan bahwa pemilih muda perlu dibekali kemampuan untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di ruang publik, khususnya di tengah derasnya arus informasi digital.
“Generasi muda bukan hanya objek dalam demokrasi, tetapi merupakan bagian penting dari masa depan demokrasi itu sendiri. Karena itu, pemilih muda harus kritis, berintegritas, mampu memilah informasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan,” ujar Wanhar.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam demokrasi tidak berhenti pada penggunaan hak pilih. Lebih dari itu, generasi muda diharapkan mampu menggunakan hak dan kebebasannya secara bertanggung jawab serta ikut menciptakan lingkungan demokrasi yang sehat.
“Demokrasi bukan hanya tentang memilih. Demokrasi juga tentang bagaimana kita menggunakan hak dan kebebasan secara bertanggung jawab, menghormati perbedaan, serta berani mengambil peran dalam mengawal proses demokrasi,” lanjutnya.
Perkuat Pengawasan Partisipatif di Lingkungan Pendidikan
Penandatanganan PKS antara Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dan SMA Negeri 1 Sungai Beremas menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan pemahaman demokrasi dan pengawasan partisipatif di lingkungan pendidikan.
Melalui kerja sama tersebut, Bawaslu mendorong terciptanya ruang edukasi demokrasi yang dapat melibatkan pelajar secara aktif. Sekolah diharapkan menjadi salah satu lingkungan strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, integritas, tanggung jawab, serta kesadaran untuk menggunakan hak politik secara bijak.
Bawaslu juga mengajak para pelajar untuk memiliki kecakapan dalam menghadapi perkembangan informasi, terutama informasi yang berpotensi menyesatkan atau memengaruhi pilihan seseorang secara tidak sehat. Kemampuan melakukan verifikasi informasi menjadi bagian penting dalam membangun budaya demokrasi yang berkualitas.
Konsolidasi Demokrasi bersama pelajar SMA Negeri 1 Sungai Beremas sekaligus menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat memperluas pendidikan pengawasan partisipatif kepada kelompok pemilih muda.
Bawaslu Dorong Generasi Muda Ambil Peran
Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat memandang generasi muda memiliki posisi strategis dalam keberlanjutan demokrasi. Karena itu, edukasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui kolaborasi dengan satuan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu berharap para pelajar tidak hanya menjadi pemilih yang menggunakan hak pilihnya, tetapi juga menjadi generasi yang mampu menjaga integritas proses demokrasi, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta berani mengambil bagian dalam mengawal kehidupan demokrasi.
Kerja sama dengan SMA Negeri 1 Sungai Beremas diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pengawasan partisipatif di Kabupaten Pasaman Barat, sekaligus memperluas ruang bagi generasi muda untuk belajar, berdialog, dan berkontribusi dalam menjaga demokrasi yang bermartabat.
***
Penulis dan Foto : Humas
Editor : Humas