Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Pasaman Barat Jalin Sinergi dengan Bupati Pasaman Barat
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Komitmen memperkuat konsolidasi demokrasi dan membangun sinergitas antarlembaga terus dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat. Dalam rangka memperkuat pelaksanaan pengawasan partisipatif serta menjaga kualitas demokrasi di daerah, Bawaslu Pasaman Barat melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, didampingi Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Laurensius Simatupang, Plt. Kepala Sekretariat Maityus Fajri, serta Kepala Subbagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan membangun kesamaan persepsi dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat, berintegritas, dan berkelanjutan di Kabupaten Pasaman Barat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, menyampaikan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai mitra penting dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas. Menurutnya, demokrasi tidak hanya dimaknai pada momentum pelaksanaan pemilihan semata, tetapi juga menjadi proses berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
"Penguatan konsolidasi demokrasi menjadi tanggung jawab bersama. Sinergi antara Bawaslu dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menjaga nilai-nilai demokrasi, meningkatkan kesadaran politik masyarakat, serta memastikan seluruh proses demokrasi berjalan sesuai prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas," ujar Wanhar.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasaman Barat H. Yulianto menyambut baik pelaksanaan konsolidasi yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memiliki komitmen yang sama dalam menjaga stabilitas demokrasi serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan yang dilakukan Bawaslu.
Menurut H. Yulianto, demokrasi yang sehat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan lembaga penyelenggara pemilu menjadi faktor penting dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang semakin matang dan partisipatif.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antarlembaga, sekaligus membahas berbagai isu strategis terkait penguatan pendidikan politik dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat memandang bahwa penguatan demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan berintegritas.
Melalui kegiatan konsolidasi ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama yang konstruktif dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam rangka menjaga dan memperkuat sistem demokrasi yang inklusif, partisipatif, serta berlandaskan prinsip-prinsip konstitusi. Sinergitas yang terbangun diharapkan dapat menjadi modal penting dalam menghadirkan proses demokrasi yang semakin dewasa dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan daerah di Kabupaten Pasaman Barat.
***
Foto : Humas
Editor : Humas