Lompat ke isi utama

Berita

Langkah awal memastikan pengelolaan barang milik negara berjalan tertib, akuntabel, dan transparan, Bawaslu Pasaman Barat Gelar Rapat Persiapan Inventarisasi BMN

Ketua Bawaslu Wanhar dan Anggota Bawaslu Laurencius Simatupang hadiri Rapat BMN

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan rapat Persiapan Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu, Rabu (10/12). Kegiatan ini digelar sebagai langkah awal memastikan setiap aset negara yang berada di lingkungan sekretariat tercatat dengan baik, tertib, dan sesuai ketentuan administrasi.

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan Rapat Persiapan Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat yang digelar di ruang rapat kantor setempat pada Rabu (10/12). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan pengelolaan BMN berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan perundang-undangan menjelang tutup tahun anggaran.

Rapat dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, serta turut dihadiri oleh anggota Bawaslu Beldia Putra dan Laurensius Simatupang. Hadir pula Plt. Kepala Sekretariat, Maityus Fajri, Kasubbag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Ronny Sulistio, serta seluruh jajaran sekretariat yang terlibat langsung dalam proses pengelolaan dan pencatatan aset negara.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Wanhar menekankan bahwa inventarisasi BMN merupakan bagian penting dari tata kelola kelembagaan yang baik. Ia menegaskan bahwa tertib administrasi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang profesional dan dipercaya publik.

“Inventarisasi BMN adalah tanggung jawab bersama. Kita harus memastikan seluruh aset tercatat dengan baik, digunakan sesuai kebutuhan organisasi, serta dilaporkan secara benar. Ini bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk komitmen kita menjaga amanah negara,” ujar Wanhar.

Rapat ini juga menjadi forum evaluasi terhadap pemanfaatan dan kondisi fisik BMN yang digunakan dalam mendukung fungsi pengawasan pemilu di Kabupaten Pasaman Barat. Plt. Kepala Sekretariat, Maityus Fajri, menyampaikan bahwa koordinasi lintas subbagian diperlukan agar proses sensus BMN dapat terlaksana secara menyeluruh dan tepat waktu.

Menurut Maityus, inventarisasi kali ini akan difokuskan pada pendataan ulang seluruh peralatan kantor, perlengkapan TI, kendaraan operasional, serta dokumen pendukung lainnya. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam mencocokkan data fisik dengan sistem pencatatan agar tidak terjadi ketidaksesuaian dalam laporan akhir tahun.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh BMN yang ada tercatat secara lengkap. Perlu kerja sama dari semua pihak, terutama pejabat dan staf yang selama ini menjadi pengguna barang. Ketepatan data akan sangat berpengaruh terhadap laporan kita ke tingkat Provinsi maupun Bawaslu RI,” jelasnya.

Anggota Bawaslu, Laurensius Simatupang, juga menambahkan bahwa pengelolaan BMN yang baik menjadi salah satu indikator kualitas institusi dalam menjalankan prinsip efisiensi dan efektivitas kerja. Ia berharap seluruh jajaran sekretariat dapat bekerja secara terstruktur agar proses inventarisasi tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar akuntabilitas.

Sementara itu, Beldia Putra mengingatkan bahwa inventarisasi BMN harus dilakukan tidak hanya menjelang akhir tahun, tetapi menjadi kegiatan rutin yang terus dimonitor sepanjang tahun. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pengawasan internal dan mengantisipasi potensi kesalahan atau kehilangan barang.

Rapat yang berlangsung interaktif ini diisi dengan pemaparan alur inventarisasi, pembagian tugas kepada masing-masing tim, serta penjelasan teknis mengenai penggunaan aplikasi pencatatan BMN yang telah distandardisasi secara nasional. Jajaran sekretariat juga diberikan kesempatan menyampaikan masukan terkait kendala teknis maupun kebutuhan dukungan dalam proses pendataan.

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menegaskan bahwa kegiatan inventarisasi BMN menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, sekaligus memastikan seluruh sumber daya dapat digunakan secara optimal untuk mendukung tugas pengawasan pemilu.

Dengan dilaksanakannya rapat persiapan ini, Bawaslu Pasaman Barat berharap pelaksanaan inventarisasi BMN tahun 2025 dapat berjalan lebih tertib, akurat, dan sesuai dengan prinsip transparansi serta akuntabilitas publik.

***

Foto : Humas

Redaksi : Humas