Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pasaman Barat Ikuti Rakor Hasil Pengawasan Coktas dan Uji Petik Secara Daring

Foto kegiatan

Kegiatan Zoom Rapat Koordinasi Hasil Pengawasan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) serta Uji Petik Kabupaten/Kota yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara daring, pada Selasa (2/6/2026).

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Dalam upaya memastikan akurasi dan kualitas data pemilih yang menjadi fondasi utama pelaksanaan demokrasi, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Rapat Koordinasi Hasil Pengawasan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) serta Uji Petik Kabupaten/Kota yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara daring pada Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Muhammad Khadafi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Fadlul Hanif beserta jajaran staf pengawasan.

Dari Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, rapat koordinasi diikuti langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, didampingi Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu Isnan Diyah serta staf pengawasan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan terhadap pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan oleh jajaran penyelenggara pemilu. Melalui forum tersebut, Bawaslu Provinsi Sumatera Barat melakukan inventarisasi hasil pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota sekaligus menghimpun berbagai temuan dan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan pengawasan Coktas dan uji petik di lapangan.

Dalam arahannya, Muhammad Khadafi menegaskan bahwa pengawasan terhadap data pemilih merupakan salah satu aspek strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, akurasi data pemilih menjadi faktor penting untuk menjamin terpenuhinya hak konstitusional warga negara dalam menggunakan hak pilihnya pada setiap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan.

“Pengawasan terhadap proses pencocokan dan penelitian data pemilih harus dilakukan secara maksimal. Data pemilih yang akurat merupakan salah satu indikator utama penyelenggaraan pemilu yang berkualitas dan berintegritas. Karena itu, setiap hasil pengawasan harus didokumentasikan dan dilaporkan secara komprehensif sebagai bahan evaluasi bersama,” ujar Muhammad Khadafi.

Selama pelaksanaan rapat, masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota diberikan kesempatan untuk memaparkan hasil pengawasan yang telah dilakukan. Selain itu, peserta rapat juga menyampaikan berbagai kendala yang ditemukan selama proses pengawasan Coktas dan pelaksanaan uji petik secara langsung terhadap data pemilih.

Beberapa isu yang menjadi perhatian dalam forum tersebut antara lain masih ditemukannya data pemilih yang memerlukan pencermatan lebih lanjut, perbedaan kondisi faktual di lapangan dengan data administrasi kependudukan, serta tantangan teknis dalam pelaksanaan verifikasi dan pengawasan di wilayah tertentu. Berbagai kendala tersebut kemudian dibahas bersama guna merumuskan langkah-langkah tindak lanjut dan strategi pengawasan yang lebih efektif ke depan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara melekat terhadap setiap tahapan pemutakhiran data pemilih. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara cermat dan berkelanjutan merupakan langkah penting dalam mencegah potensi permasalahan data pemilih sejak dini.

“Data pemilih merupakan elemen fundamental dalam penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu, Bawaslu Pasaman Barat terus berupaya memastikan setiap proses pemutakhiran data berjalan sesuai ketentuan, sehingga hak pilih masyarakat dapat terlindungi dan tidak ada warga yang kehilangan hak konstitusionalnya akibat ketidakakuratan data,” ungkap Wanhar.

Sementara itu, Kasubbag Pengawasan Pemilu Bawaslu Pasaman Barat, Isnan Diyah, menambahkan bahwa hasil rapat koordinasi ini akan menjadi bahan evaluasi dan pedoman bagi jajaran pengawasan dalam meningkatkan kualitas pengawasan data pemilih di daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pengawas pemilu, penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga validitas data pemilih.

Melalui rapat koordinasi ini, Bawaslu Pasaman Barat kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap proses pemutakhiran data pemilih secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan pengawasan yang optimal, diharapkan kualitas data pemilih semakin baik sehingga mampu mendukung terwujudnya pemilu yang demokratis, berintegritas, serta menjamin hak pilih seluruh warga negara secara adil dan merata.
***

Foto : Humas

Editor : Humas