Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pasaman Barat Ikuti Pembinaan dan Evaluasi Bawaslu RI, Perkuat Tata Kelola Kelembagaan dan Kinerja Organisasi

Foto Kegiatan

Deputi Bidang Administrasi La Bayoni saat memberikan arahan pada kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Bawaslu/Panwaslih Provinsi serta Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring.

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat mengikuti kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Bawaslu/Panwaslih Provinsi serta Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan serta peningkatan kualitas kinerja jajaran pengawas pemilu di seluruh Indonesia.

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Subbagian Hukum, Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Danny Wandira. Pelaksanaan pembinaan dan evaluasi ini menjadi forum strategis bagi seluruh jajaran sekretariat Bawaslu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk memperoleh arahan serta penguatan terkait pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus arahan dari Sekretaris Jenderal Bawaslu Republik Indonesia. Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal menekankan pentingnya penguatan kapasitas organisasi, peningkatan profesionalisme aparatur, serta optimalisasi koordinasi antarunit kerja dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan secara berkelanjutan.

Selain itu, Sekretaris Jenderal juga mengingatkan seluruh jajaran Bawaslu agar senantiasa menjaga integritas, akuntabilitas, dan efektivitas dalam menjalankan tugas-tugas administrasi maupun teknis kelembagaan. Menurutnya, tata kelola organisasi yang baik menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan lembaga pengawas pemilu yang kredibel dan profesional.

Memasuki agenda berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanggapan dan pemaparan dari sejumlah biro di lingkungan Sekretariat Jenderal Bawaslu RI. Biro Sumber Daya Manusia dan Umum menyampaikan berbagai kebijakan terkait pengelolaan sumber daya manusia, administrasi umum, serta langkah-langkah peningkatan kapasitas aparatur sekretariat agar mampu menjalankan tugas secara efektif dan adaptif terhadap perkembangan organisasi.

Selanjutnya, Biro Perencanaan, Organisasi, dan Tata Laksana memberikan paparan mengenai penguatan sistem perencanaan program dan anggaran, tata kelola organisasi, serta pentingnya sinkronisasi antara perencanaan kegiatan dengan target kinerja yang telah ditetapkan. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya pengelolaan organisasi yang lebih terukur dan akuntabel.

Pada sesi berikutnya, Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) menyampaikan berbagai kebijakan dan evaluasi terkait pengelolaan keuangan serta aset negara di lingkungan Bawaslu. Dalam pemaparannya, ditekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan secara optimal.

Tidak hanya itu, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat turut memberikan pemaparan mengenai penguatan aspek hukum, pengelolaan informasi dan dokumentasi, serta strategi kehumasan yang efektif dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan peningkatan citra kelembagaan Bawaslu. Kehumasan yang responsif dan informatif dinilai memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.

Rangkaian kegiatan pembinaan dan evaluasi tersebut kemudian ditutup dengan arahan dari Deputi Bidang Administrasi Bawaslu Republik Indonesia. Dalam arahannya, Deputi Bidang Administrasi menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh unit kerja dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran sekretariat agar terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan memperkuat budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Melalui pembinaan dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu dapat semakin adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika kepemiluan, sekaligus mampu mewujudkan lembaga pengawas pemilu yang semakin profesional, berintegritas, dan terpercaya di mata masyarakat.
***

Foto : Humas

Editor : Humas