Bawaslu Pasaman Barat Hadiri Bedah Buku Seri Demokrasi Elektoral tentang Keterwakilan Perempuan
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar,S.Pd,I menghadiri kegiatan Bedah Buku Seri Demokrasi Elektoral Buku 7 berjudul “Meningkatkan Keterwakilan Perempuan” yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (11/9/2026), di Rumah Pintar Pemilu Kantor KPU Kabupaten Pasaman Barat.
Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperluas pemahaman mengenai keterwakilan perempuan dalam demokrasi elektoral, sekaligus mendorong penguatan partisipasi perempuan dalam setiap proses demokrasi dan kepemiluan.
Hadir sebagai narasumber sekaligus panelis, Epaldi Bahar, S.E., M.M., akademisi sekaligus Ketua KPU Kabupaten Pesisir Selatan periode 2013–2018 dan 2018–2023, serta Dr. Otong Rosadi, S.H., M.Hum., Dosen dan Lektor Kepala Universitas Ekasakti Padang.
Sementara itu, kegiatan menghadirkan Ory Sativa Syakban, S.Pd.I., M.AP., Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Provinsi Sumatera Barat, sebagai keynote speaker. Kegiatan diawali opening speech oleh Ketua KPU Kabupaten Pasaman Barat, Alfi Syahrin, S.Pd.
Dalam rangkaian diskusi, Syarif Hidayatullah, S.Pd.I., Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kabupaten Pasaman Barat, turut menjadi panelis. Diskusi dipandu oleh Hafizul Pahmi, S.Sos., Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Pasaman Barat, selanjutnya ditutup dengan closing speech oleh Akbar Riyadi, S.IP., M.Si., Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pasaman Barat.
Perkuat Perspektif Keterwakilan Perempuan
Kehadiran Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan pertukaran perspektif antarlembaga penyelenggara pemilu, khususnya dalam membangun demokrasi yang inklusif dan memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan dalam kehidupan politik dan kepemiluan.
Buku Seri Demokrasi Elektoral Buku 7 “Meningkatkan Keterwakilan Perempuan” menjadi salah satu bahan diskusi untuk melihat berbagai tantangan dan peluang dalam meningkatkan keterwakilan perempuan, baik dalam proses politik maupun kelembagaan penyelenggara pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, menekankan pentingnya membangun kesadaran bersama bahwa keterwakilan perempuan merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang perlu terus diperkuat melalui pendidikan politik, partisipasi masyarakat, serta penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.
“Keterwakilan perempuan dalam demokrasi tidak hanya berbicara mengenai jumlah, tetapi juga tentang bagaimana perempuan memperoleh ruang yang setara untuk berpartisipasi, menyampaikan gagasan, dan mengambil peran dalam proses demokrasi,” ujar Wanhar.
Menurutnya, diskusi dan literasi kepemiluan seperti bedah buku tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkaya perspektif berbagai pihak terhadap pentingnya partisipasi perempuan dalam demokrasi elektoral.
Sinergi Penyelenggara Pemilu
Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat memandang ruang diskusi antarpemangku kepentingan kepemiluan penting untuk terus dibangun, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika demokrasi di tingkat lokal.
Melalui kegiatan tersebut, pertukaran gagasan antara penyelenggara pemilu, akademisi, dan pihak terkait diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai demokrasi yang inklusif serta mendorong terciptanya partisipasi politik yang lebih luas.
Kegiatan Bedah Buku Seri Demokrasi Elektoral Buku 7 “Meningkatkan Keterwakilan Perempuan” juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dan KPU Kabupaten Pasaman Barat dalam membangun ekosistem demokrasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pemilu dan partisipasi masyarakat.
Dorong Demokrasi yang Inklusif
Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat terus mendorong penguatan literasi demokrasi dan kepemiluan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam proses demokrasi.
Pembahasan mengenai keterwakilan perempuan menjadi relevan dalam konteks tersebut karena perempuan merupakan bagian penting dari masyarakat yang memiliki hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, baik sebagai pemilih, peserta, maupun bagian dari proses pengambilan keputusan politik.
Melalui sinergi, diskusi, dan penguatan literasi kepemiluan, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen mendukung terciptanya proses demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas di Kabupaten Pasaman Barat.
***
Penulis dan Foto : Humas
Editor : Humas