PERKUAT TATA KELOLA KEUANGAN, BAWASLU PASAMAN BARAT GELAR RAPAT PENGUATAN KELEMBAGAAN TERKAIT PENGELOLAAN KEUANGAN SATKER BARU
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || PASAMAN BARAT, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) Penguatan Kelembagaan dalam rangka Pengelolaan Keuangan bagi Satuan Kerja (Satker) Baru menghadapi Langkah-Langkah Akhir Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, selasa (18/11).
Rapat ini menghadirkan mitra strategis dalam pengelolaan keuangan daerah dan perbendaharaan negara, di antaranya Bank BNI Cabang Simpang Empat, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pasaman Barat. Kehadiran para mitra ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta memastikan tata kelola keuangan Bawaslu Pasaman Barat berjalan sesuai regulasi, akuntabel, dan tepat waktu.
Selain itu, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat juga menghadirkan narasumber utama dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) 091 Lubuk Sikaping. Dalam paparannya, tim KPPN memberikan pembekalan teknis terkait berbagai platform dan aplikasi penting dalam sistem pengelolaan keuangan negara seperti OMSPAN, Span Ext, User Sprint, User Gaji Web, User Simponi, User MPN G3, serta aplikasi SAKTI untuk seluruh user. Materi ini sangat krusial untuk meningkatkan kapasitas seluruh pengelola keuangan dalam menyongsong akhir tahun anggaran.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, serta dihadiri oleh Anggota Bawaslu Laurensius Simatupang, Plt. Kepala Sekretariat Maityus Fajri, perwakilan dari Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, dan seluruh jajaran ASN maupun staf teknis.
Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Wanhar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pengelolaan keuangan satker baru, khususnya dalam menghadapi penutupan tahun anggaran yang menuntut ketelitian, kecermatan, dan kepatuhan terhadap regulasi. Ia menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik merupakan pondasi penting dalam mendukung keberhasilan pengawasan Pemilu.
Plt. Kepala Sekretariat Maityus Fajri menegaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat saat ini berada pada fase yang sangat menentukan. Fase ini menuntut kita untuk semakin matang dalam tata kelola, akuntabel dalam setiap langkah administratif, dan profesional dalam setiap perencanaan serta pelaporan keuangan. Pengelolaan keuangan bukan sekadar urusan teknis, tetapi merupakan cermin dari integritas kelembagaan kita. Setiap data yang kita input, setiap dokumen yang kita hasilkan, hingga setiap rupiah yang kita belanjakan—semua menjadi bagian dari akuntabilitas publik yang harus kita pertanggungjawabkan.
Oleh karena itu, saya memandang kegiatan hari ini sebagai momentum yang sangat strategis. Kita menghadirkan narasumber dari KPPN Lubuk Sikaping untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terkait berbagai sistem penting seperti OMSPAN, Span Ext, SAKTI, Simponi, User Gaji Web, MPN G3 dan sistem-sistem lainnya. Setiap sistem ini adalah instrumen yang menentukan ketertiban administrasi, kecepatan layanan, serta kualitas pertanggungjawaban keuangan kita. Tanpa pemahaman utuh, kita akan kesulitan melangkah. Namun dengan pengetahuan dan kemampuan yang tepat, InsyaAllah kita dapat bergerak lebih sigap dan tepat sasaran.
Selain itu, kehadiran mitra kita dari BNI, KP2KP, dan Kesbangpol Kabupaten Pasaman Barat hari ini merupakan bukti bahwa penguatan kelembagaan tidak dapat dilakukan sendirian. Kita membutuhkan kolaborasi, komunikasi yang lancar, dan hubungan kerja yang sehat untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Kerja sama seperti ini adalah salah satu modal kuat agar Bawaslu sebagai lembaga pengawasan pemilu dapat menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan terbuka.
sebagai satker baru, kita memiliki tanggung jawab membangun fondasi tata kelola yang kokoh dan profesional sejak awal. Kita tidak boleh bekerja hanya untuk menyelesaikan beban, tetapi harus bekerja untuk membangun sistem yang berkelanjutan. Kita bukan hanya menyiapkan akhir tahun 2025, tetapi juga sedang menyiapkan wajah Bawaslu Pasaman Barat untuk lima, sepuluh, bahkan dua puluh tahun ke depan.
Dalam kegiatan ini, narasumber dari KPPN 091 Lubuk Sikaping menyampaikan materi komprehensif terkait sistem pengelolaan keuangan negara yang wajib dipahami oleh seluruh satker, khususnya satker baru seperti Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat. Adapun fokus paparan yang disampaikan meliputi:
- OMSPAN
- Span Ext
- User SPRINT
- User Gaji Web
- User Simponi
- User MPN G3
- SAKTI (seluruh user)
Melalui paparan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai mekanisme pengelolaan anggaran, validasi, pelaporan, serta penyelesaian administrasi pada akhir tahun anggaran. Narasumber juga menekankan pentingnya ketepatan waktu, akurasi data, dan kepatuhan terhadap standar akuntansi pemerintah.
RDK ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas seluruh jajaran dalam mengelola anggaran secara efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga pelaksanaan langkah-langkah akhir tahun dapat berjalan optimal dan tanpa kendala.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan memperkuat kelembagaan demi tercapainya tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan profesional.
***
Foto : Humas
Editor : Humas