Lompat ke isi utama

Berita

Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024,Bawaslu Pasaman Barat Lebih Mengedepankan Pencegahan

Muhamad Khadafi selaku Pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat saat memberikan penjelasan tentang Upaya Pencagahan yang harus dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam menghadapi Pemilihan Serentak Tahun 2024, Jumat.31/05/2024

Muhamad Khadafi selaku Pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat saat memberikan penjelasan tentang Upaya Pencagahan yang harus dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam menghadapi Pemilihan Serentak Tahun 2024, Jumat.31/05/2024

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat lakukan Supervisi dan monitoring ke Kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Jumat. 31/05/2024. Dalam melakukan Supervisi, Muhamad Khadafi menjelaskan bahwa pentingnya mencegah pelanggaran Pemilihan dengan melakukan pencegahan.  

Khadafi menjelaskan pentingnya melakukan Pencegahan oleh Bawaslu, karena semua masyarakat ingin mengetahui apa yang telah dilakukan oleh Bawaslu itu sendiri dalam mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran dalam rangka Pemilu/Pemilihan.   

“Masyarakat tidak mengenal kita di posisi Divisi apa, baik itu Security, bagian Keuangan, bagian SDM, maupun Divisi yang lain. Maka dari itu kita harus tahu apa-apa yang menjadi bahan atau pegangan bagi kita untuk melakukan pencegahan dan pengawasan “. ungkap Khadafi  

Ia menambahkan bahwa Pencegahan itu dilakukan agar tidak terwujudnya pelanggaran. Sebuah contoh hari ini merupakan pencalonan, Parpol membuka pendaftaran pencalonan kepala daerah. Maka Bawaslu perlu memetakan bentuk dan jenis pencegahan yang akan dilakukan.  

“Salah satu pencegahan ialah Identifikasi Kerawanan. Bagaimana kita melakukan Pengawasan dengan memetakan atau mengidentifikasi kerawanan. Ini sangat penting dilakukan untuk memudahkan dalam melakukan pengawasan. Salah satu contoh ialah mengkordinasikan dengan Polres dan TNI dan juga Pemerintah daerah untuk memastikan semua data semua pemilih masuk ke dalam data pemilih”. Jelas Khadafi.  

Di samping itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Wanhar menjelaskan bahwa kegiatan pencegahan ini lebih diutamakan oleh Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, harapan Bawaslu bukan banyak pelanggaran yang ditindak, melainkan sedikitnya terjadi pelanggaran.  

"Upaya pencegahan terus dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi ke peserta maupun masyarakat mengenai apa yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan”. Ungkap Wanhar. 

Wanhar juga mengharapkan partisipasi masyarakat. Ketika ada indikasi pelanggaran, masyarakat diharapkan segera melaporkan ke Bawaslu, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dan dicegah supaya tidak menjadi pelanggaran yang semakin parah.   

“Jangan sampai Pemilu/Pemilihan ini memilukan hati rakyat. Pilkada  ini hajatan rakyat maka mari bersama kita kawal,” tutup Wanhar.

Penulis & Editor : Udhe

Foto : Humas Bawaslu Pasaman Barat