Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Organisasi Bawaslu melalui Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Tahun 2024 Gelombang II

Foto Bersama Rapat Koordinasi Penguatan Organisasi Bawaslu melalui Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2024 Gelombang II. Kegiatan ini berlangsung di Harmoni One Hotel & Convention Centre, Kota Batam, dihadiri oleh berbagai perwakilan dari Bawaslu di seluruh Indonesia, termasuk Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu, (31/08).

Foto Bersama Rapat Koordinasi Penguatan Organisasi Bawaslu melalui Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2024 Gelombang II. Kegiatan ini berlangsung di Harmoni One Hotel & Convention Centre, Kota Batam, dihadiri oleh berbagai perwakilan dari Bawaslu di seluruh Indonesia, termasuk Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu, (31/08).

pasamanbarat.bawaslu.go.id || - Dalam upaya meningkatkan kinerja dan efektivitas organisasi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia melaksanakan Rapat Koordinasi Penguatan Organisasi Bawaslu melalui Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2024 Gelombang II. Kegiatan ini berlangsung di Harmoni One Hotel & Convention Centre, Kota Batam, dihadiri oleh berbagai perwakilan dari Bawaslu di seluruh Indonesia, termasuk Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu, (31/08).  

Kegiatan Rapat Koordinasi ini merupakan bagian dari implementasi maturitas SPIP Terintegrasi Bawaslu periode 2023-2024, yang berlandaskan pada Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) No. 9 Tahun 2023. Perbawaslu ini mengatur penyelenggaraan sistem pengendalian intern yang diharapkan mampu memperkuat integritas dan akuntabilitas di lingkungan Bawaslu, terutama menjelang pelaksanaan pemilu yang akan datang.  

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pengawasan pemilihan umum, Bawaslu memiliki peran penting dalam memastikan proses pemilu berjalan dengan transparan dan adil. Dengan implementasi SPIP Terintegrasi, diharapkan setiap aspek dalam organisasi Bawaslu dapat terkontrol dengan baik, sehingga mampu mengurangi risiko penyimpangan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu ini.  Rapat Koordinasi kali ini diisi dengan berbagai sesi yang menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang pengendalian intern dan manajemen risiko. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman yang lebih mendalam mengenai SPIP, tahapan-tahapan implementasi, serta studi kasus yang relevan untuk diterapkan di Bawaslu daerah. 

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat yang diwakili oleh Beldia Putra selaku Anggota Bawaslu dan Maityus Fajri selaku Koordinator Sekretariat serta Staf yang mendampingi Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat juga menyampaikan rasa syukur dan antusiasme atas kesempatan untuk berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi ini. “Kami berharap melalui kegiatan ini, kami bisa mendapatkan wawasan baru dan penerapan terbaik dari SPIP yang dapat meningkatkan kinerja pengawasan kami di Kabupaten Pasaman Barat,” ujar Beldia Putra .

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk saling bertukar pengalaman antara Bawaslu dari berbagai daerah. Diskusi kelompok yang diadakan dalam sesi-sesi tertentu memungkinkan peserta untuk berbagi tantangan dan solusi yang dihadapi dalam pengawasan pemilu di daerah masing-masing. Hal ini diharapkan dapat menciptakan jaringan komunikasi yang lebih kuat antar Bawaslu daerah, sehingga memudahkan koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan datang.  

Sebagai tambahan, kegiatan ini juga menghadirkan sesi khusus mengenai pengelolaan data dan informasi. Dalam era digital saat ini, penguasaan teknologi informasi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam pengawasan Pemilu/Pemilihan. Oleh karena itu, peserta diajarkan bagaimana cara memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam melaksanakan tugas pengawasan.  

Kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Organisasi Bawaslu melalui Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Tahun 2024 Gelombang II ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang konstruktif untuk penguatan sistem pengendalian intern di Bawaslu, serta menjadi dasar yang kuat dalam menghadapi pelaksanaan pemilu yang penuh tantangan ke depan.  

Dengan kegiatan ini, diharapkan Bawaslu di seluruh Indonesia, termasuk Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, dapat semakin siap dan tanggap dalam menjalankan fungsi pengawasannya, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu. ***(Udhe)

 

 

Beldia Putra

 

Pembukaan

Penulis : Udhe

Foto : Humas