Lompat ke isi utama

Berita

TANDATANGANI NOTA KESEPAHAMAN SAKA ADHYASTA PEMILU, BAWASLU PASAMAN BARAT DAN KWARCAB 0317 PASAMAN BARAT SIAP LAHIRKAN GENERASI PENGAWAS MUDA YANG BERINTEGRITAS

TANDATANGANI NOTA KESEPAHAMAN SAKA ADHYASTA PEMILU, BAWASLU PASAMAN BARAT DAN KWARCAB 0317 PASAMAN BARAT SIAP LAHIRKAN GENERASI PENGAWAS MUDA YANG BERINTEGRITAS

Dalam upaya memperluas partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Pembentukan Saka Adhyaksa Pemilu, bertempat di kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (6/11).

pasamanbarat.bawaslu.go.id || PASAMAN BARAT, Dalam upaya memperluas partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Pembentukan Saka Adhyaksa Pemilu, bertempat di kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat.

Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi kelembagaan antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka untuk mendorong peran aktif kaum muda dalam menjaga integritas demokrasi. MoU ini bukan sekadar simbol kerja sama, tetapi juga wujud nyata komitmen kedua belah pihak untuk mencetak generasi muda yang peduli, berintegritas, dan memiliki kesadaran politik yang sehat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Fadhul Hanif, yang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Bawaslu Pasaman Barat. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa kemitraan dengan organisasi kepemudaan seperti Pramuka menjadi bagian penting dalam strategi pencegahan pelanggaran Pemilu berbasis partisipatif.

“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kualitas Pemilu. Melalui Saka Adhyaksa Pemilu ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai pengawasan sejak dini kepada generasi muda agar mereka tumbuh menjadi pemilih cerdas dan pengawas yang berintegritas,” ujar Fadhul.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi penguatan pendidikan politik bagi pemuda. Menurutnya, Saka Adhyaksa Pemilu akan menjadi wadah pembinaan bagi anggota Pramuka dalam memahami nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap demokrasi.

“Kerja sama ini bukan hanya kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami bersama Kwarcab untuk membangun karakter generasi muda yang berani bersuara, jujur, dan aktif dalam mengawasi setiap tahapan Pemilu,” ungkapnya.

Dari pihak Gerakan Pramuka, Ketua Kwarcab 0317 Pasaman Barat menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat membuka ruang pembelajaran baru bagi Pramuka dalam bidang pengawasan partisipatif dan kepemiluan.

“Melalui Saka Adhyaksa Pemilu, anggota Pramuka bisa belajar langsung bagaimana mengawal proses demokrasi yang bersih dan adil. Ini sejalan dengan semangat Pramuka untuk selalu siap mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak awal bagi lahirnya kegiatan pembinaan dan pelatihan bersama, seperti pendidikan pengawasan partisipatif, pelatihan kepemimpinan, hingga simulasi pengawasan Pemilu bagi anggota Pramuka. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat jaringan partisipasi masyarakat di tingkat akar rumput serta membangun kesadaran kolektif dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas.

Dengan adanya Saka Adhyaksa Pemilu, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen untuk terus menggandeng berbagai elemen masyarakat dalam upaya menciptakan pengawasan partisipatif yang inklusif, edukatif, dan berkelanjutan.

***

Foto : Humas

Redaksi : Humas