Lompat ke isi utama

Berita

SINERGI UNTUK PEMILIH PEMULA, BAWASLU PASAMAN BARAT TEKEN MOU DENGAN SMA/SMK/MAN/SLB UNTUK DUKUNG PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BERKELANJUTAN

Foto Kegiatan MOU bersama SMA/SMK/MAN/SLB

Upaya memperkuat kualitas data pemilih dan memastikan keterlibatan aktif seluruh unsur pendidikan dalam proses demokrasi terus dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) bersama para Kepala Sekolah SMA, SMK, MAN, dan SLB se-Pasaman Barat dalam rangka mendukung Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Rabu (3/12).

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Dalam upaya memperkuat akurasi dan kualitas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dengan para Kepala Sekolah SMA/SMK/MAN serta SLB se-Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, menandai langkah maju dalam pengawasan partisipatif berbasis pendidikan, Rabu (3/12).

Penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari strategi Bawaslu untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan lebih efektif, menyentuh seluruh lapisan masyarakat termasuk lingkungan pendidikan. Dengan menggandeng sekolah menengah dan sekolah luar biasa, Bawaslu berharap dapat memperluas literasi kepemiluan sejak dini dan memastikan akurasi data pemilih pemula maupun pemilih berkebutuhan khusus.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen bersama dalam membangun kesadaran politik dan kepemiluan di kalangan generasi muda. Ia menuturkan bahwa sekolah memiliki peran strategis karena menjadi pusat pembinaan karakter dan pemikiran kritis peserta didik.

“Keakuratan data pemilih merupakan fondasi dari penyelenggaraan pemilu yang demokratis. Melalui kerja sama dengan sekolah, kami berharap pemutakhiran data pemilih pemula dapat terpantau dengan lebih baik, sekaligus menanamkan pemahaman tentang pentingnya partisipasi dalam demokrasi,” ujar Wanhar.

Sementara itu, para kepala sekolah menyambut baik MoU ini sebagai langkah positif dalam memberikan pendidikan demokrasi kepada peserta didik. Mereka menilai bahwa keterlibatan siswa dalam proses pendataan dan literasi pemilu dapat memperkuat karakter mereka sebagai warga negara yang aktif dan bertanggung jawab. MoU ini juga menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan data yang valid terkait peserta didik yang telah memasuki usia pemilih.

Dalam kerja sama ini, Bawaslu Pasaman Barat akan melakukan serangkaian kegiatan seperti:

  • Edukasi kepemiluan kepada siswa dan tenaga pendidik
  • Pemutakhiran data pemilih pemula secara berkala
  • Pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah
  • Penguatan literasi demokrasi dan pemilu melalui kegiatan non-formal

Penandatanganan MoU juga merupakan wujud sinergi antarlembaga dalam mendukung sistem kepemiluan yang lebih inklusif, terutama bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Bawaslu menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan hak pilih yang sama tanpa hambatan.

Pada akhir kegiatan, Bawaslu Pasaman Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah yang terlibat dan berharap kerja sama ini dapat berlanjut dalam implementasi nyata di lapangan. Sinergi ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi demokrasi yang produktif dan berkelanjutan.

Dengan adanya MoU ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat semakin optimis bahwa kualitas PDPB di daerah akan meningkat, sehingga mendukung penyelenggaraan pemilu yang lebih akurat, transparan, dan terpercaya di masa mendatang.

***

Foto : Humas

Editor : Humas