Lompat ke isi utama

Berita

Kualitas Pemilu sangat ditentukan oleh validitas Data Pemilih, pengawasan terhadap DPB menjadi langkah strategis

Anggota Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra saat menjadi Pembina Apel rutin, Senin. 30/06

Anggota Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra saat menjadi Pembina Apel rutin, Senin. 30/06

pasamanbarat.bawaslu.go.id || SIMPANG EMPAT - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat terus melakukan pengawasan aktif terhadap pelaksanaan pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) guna memastikan akurasi dan integritas data pemilih di wilayah Kabupaten Pasaman Barat. Hal ini disampaikan saat apel rutin, Senin. (30/06)

Pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Bawaslu dalam memastikan proses demokrasi berjalan secara transparan dan akuntabel. Anggota Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara berkala dengan menghadiri Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh KPU Pasaman Barat, serta dengan melakukan pencermatan terhadap data yang disampaikan oleh KPU. 

“Kami terus mencermati data yang masuk, termasuk pemilih baru, pemilih yang tidak memenuhi syarat, dan pemilih yang melakukan pindah domisili. Hal ini penting untuk menjaga kualitas daftar pemilih agar tidak ada yang tercecer atau terdata ganda,” ujar Beldia. 

Selain itu, Bawaslu Pasaman Barat juga membuka layanan aduan masyarakat terkait data pemilih, sebagai bentuk partisipasi publik dalam menjaga keakuratan data. Masyarakat diimbau untuk melaporkan jika menemukan data yang tidak sesuai, seperti pemilih ganda, data pemilih meninggal, atau yang sudah pindah domisili tetapi masih tercatat. 

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Pasaman Barat, beldia Putra, menambahkan bahwa Bawaslu juga melakukan pengawasan langsung ke lapangan dengan berkoordinasi bersama Kepala Kelurahan/Desa atau Wali Nagari setempat untuk memastikan validitas data di tingkat akar rumput. 

“Kami percaya bahwa kualitas pemilu sangat ditentukan oleh validitas data pemilih. Oleh karena itu, pengawasan terhadap DPB menjadi langkah strategis yang akan terus kami tingkatkan,” tegasnya. 

Dengan upaya pengawasan yang intensif ini, Bawaslu Pasaman Barat berharap seluruh pemilih yang memiliki hak pilih dapat terdata dengan benar, serta meminimalisir potensi kecurangan atau manipulasi data.

 

***

Editor : Udhe

Foto : Humas