Ciptakan Pemilih Cerdas, Bawaslu Pasaman Barat Dorong Siswa MAN 5 Pasaman Barat Perkuat Pendidikan Politik Generasi Muda
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat terus berkomitmen dalam menciptakan pemilih cerdas melalui penguatan pendidikan politik bagi generasi muda. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendidikan demokrasi yang diselenggarakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Pasaman Barat, yang berlangsung di Musholla Raudhatul Ilmi lingkungan sekolah setempat.
Kegiatan ini dilaksanakan pada waktu sela-sela kegiatan salat Zuhur berjamaah, sehingga para siswa dapat mengikuti edukasi politik dalam suasana religius dan edukatif. Hadir sebagai pemateri utama, Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat sekaligus Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Pendidikan Partisipatif, dan Hubungan Antar Lembaga (HP2H), Beldia Putra, bersama jajaran staf Divisi HP2H.
Dalam pemaparannya, Beldia Putra menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pemilih pemula dalam menentukan arah demokrasi di Indonesia. Menurutnya, siswa madrasah sebagai bagian dari pemilih pemula perlu dibekali pemahaman yang komprehensif mengenai hak dan kewajiban dalam pemilu, serta pentingnya menjaga integritas dan kualitas demokrasi melalui partisipasi yang cerdas dan bertanggung jawab.
“Generasi muda adalah pemilih masa depan yang akan menentukan wajah demokrasi bangsa. Melalui pendidikan demokrasi ini, kami berharap para siswa MAN 5 Pasaman Barat mampu memahami proses pemilu, menggunakan hak pilih secara rasional, serta menolak segala bentuk politik uang dan pelanggaran pemilu lainnya,” ujar Beldia Putra.
Ia juga menjelaskan peran dan fungsi Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang bertugas memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Para siswa diajak untuk memahami pentingnya pengawasan partisipatif serta peran masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.
Kegiatan pendidikan demokrasi ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa MAN 5 Pasaman Barat. Diskusi interaktif yang berlangsung memungkinkan para siswa untuk bertanya langsung mengenai mekanisme pemilu, pengawasan pemilu, serta peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi. Suasana kegiatan berlangsung komunikatif dan edukatif, mencerminkan semangat generasi muda dalam memahami isu-isu demokrasi dan kepemiluan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat berharap dapat membentuk generasi pemilih yang tidak hanya memahami hak pilihnya, tetapi juga memiliki kesadaran kritis dan integritas dalam berpartisipasi pada setiap proses demokrasi. Pendidikan politik bagi pelajar menjadi langkah strategis untuk memperkuat demokrasi yang berkualitas, berintegritas, dan berkelanjutan.
Kegiatan pendidikan demokrasi di MAN 5 Pasaman Barat ini merupakan bagian dari program pendidikan partisipatif Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam rangka membangun budaya demokrasi yang sehat sejak dini, sekaligus sebagai upaya preventif dalam mencegah pelanggaran pemilu melalui peningkatan literasi politik masyarakat, khususnya generasi muda.
***
Dokumentasi : Humas
Editor : Humas