Bawaslu Pasaman Barat Tingkatkan Kapasitas SDM melalui Simulasi Pembuatan Formulir Model A
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu dalam rangka Simulasi Pembuatan Formulir Model A di Lingkungan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, yang dilaksanakan di kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (4/2).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat sebagai upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan ketepatan jajaran pengawas pemilu dalam melakukan pencatatan serta pelaporan awal dugaan pelanggaran pemilu melalui Formulir Model A, yang merupakan instrumen penting dalam proses pengawasan pemilu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Wanhar, Plt. Kepala Sekretariat Maityus Fajri, Kasubbag Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa, dan Hukum (P3S) Ronny Sulistio, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Wanhar menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM pengawas pemilu merupakan kebutuhan mutlak guna memastikan setiap proses pengawasan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, Formulir Model A menjadi pintu awal dalam proses penanganan pelanggaran, sehingga pengisiannya harus dilakukan secara cermat, akurat, dan berbasis pada fakta kejadian di lapangan.
“Melalui kegiatan simulasi ini, kita ingin memastikan seluruh jajaran memahami secara utuh tata cara, substansi, serta teknik penulisan Formulir Model A agar tidak terjadi kesalahan administratif yang dapat berdampak pada proses penanganan pelanggaran pemilu,” ujar Wanhar.
Sementara itu, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Maityus Fajri menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi internal antara unsur pimpinan dan sekretariat. Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara optimal dalam setiap tahapan pengawasan pemilu ke depan.
Pada sesi inti kegiatan, peserta diberikan pemaparan materi sekaligus simulasi kasus yang dirancang menyerupai situasi nyata di lapangan. Simulasi tersebut meliputi proses identifikasi dugaan pelanggaran, pencatatan kronologi kejadian, pengumpulan informasi awal, hingga praktik langsung pengisian Formulir Model A secara sistematis dan sesuai ketentuan.
Kasubbag P3S Ronny Sulistio selaku pemateri menekankan pentingnya ketelitian dalam menuangkan fakta, waktu, tempat, dan pihak-pihak terkait dalam formulir, sehingga laporan awal yang dibuat memiliki kekuatan administrasi dan hukum yang memadai.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat berharap seluruh jajaran sekretariat memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mendukung tugas-tugas pengawasan pemilu, khususnya dalam aspek penanganan dugaan pelanggaran. Kegiatan peningkatan kapasitas ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
***
Dokumentasi : Humas
Editor : Humas