Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pasaman Barat Perkuat Peran Pemilih Pemula Melalui Penandatanganan Kerja Sama dan Pendidikan Politik Bersama SMKS Subulussalam

foto Kegiatan

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan partisipasi pengawasan pemilu di kalangan generasi muda melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan SMKS Subulussalam Pasaman Barat, Jumat (27/2/2026).

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat,  Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat terus berkomitmen memperkuat peran pemilih pemula dalam pengawasan partisipatif pemilu melalui penandatanganan kerja sama dengan SMKS Subulussalam Pasaman Barat, Jum’at (27/2/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada para siswa sebagai bagian dari upaya pendidikan politik di kalangan generasi muda.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Wanhar, bersama Kepala SMKS Subulussalam, Hendri CH, SE. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Anggota Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra, serta Kepala Subbagian Pengawasan Partisipatif, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga (P3S), Ronny Sulistio.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Wanhar, menyampaikan bahwa pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan. Menurutnya, generasi muda bukan hanya objek dalam setiap tahapan pemilu, tetapi juga subjek yang memiliki peran penting dalam mengawal proses demokrasi agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa siswa sebagai pemilih pemula memahami hak dan kewajibannya, serta memiliki keberanian untuk terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif. Pendidikan politik sejak dini menjadi kunci dalam membangun budaya demokrasi yang sehat,” ujar Wanhar.

Ia juga menegaskan bahwa masa non-tahapan pemilu merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat literasi kepemiluan di lingkungan sekolah. Dengan pemahaman yang baik, para siswa diharapkan mampu menjadi agen pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing serta turut menyebarkan nilai-nilai demokrasi yang berintegritas.

Sementara itu, Kepala SMKS Subulussalam, Hendri CH, SE, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Bawaslu Pasaman Barat kepada pihak sekolah sebagai mitra dalam membangun kesadaran politik generasi muda.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu, serta membentuk karakter pelajar yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang dilaksanakan usai penandatanganan kerja sama diisi dengan pemaparan materi mengenai tugas dan fungsi Bawaslu, potensi pelanggaran pemilu, serta peran masyarakat—khususnya pelajar—dalam melakukan pencegahan dan pelaporan dugaan pelanggaran.

Anggota Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dengan institusi pendidikan. Menurutnya, pengawasan partisipatif akan semakin kuat apabila didukung oleh kesadaran kolektif masyarakat, termasuk kalangan pelajar.

Kasubbag P3S Ronny Sulistio menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan akan ditindaklanjuti dengan berbagai program berkelanjutan seperti pendidikan pengawasan, diskusi kepemiluan, hingga pelibatan siswa dalam kegiatan sosialisasi demokrasi.

Dengan adanya penandatanganan kerja sama ini, Bawaslu Pasaman Barat berharap terciptanya sinergi yang berkesinambungan dalam mendorong lahirnya pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan berintegritas, serta mampu menjadi bagian dari penguatan demokrasi di Kabupaten Pasaman Barat.

 

*** 

Dokumentasi : Humas

Editor : Humas