Bawaslu Pasaman Barat Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah, Teken Kerja Sama Pendidikan Politik Pemilih Pemula
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat upaya peningkatan pendidikan politik bagi generasi muda dengan menjalin kolaborasi bersama lembaga pendidikan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dengan SMK Cersa Pasaman yang dilaksanakan di SMK Cersa Pasaman pada Selasa (3/3/2026).
Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, bersama Kepala Sekolah SMK Cersa Pasaman, Asmurniati. Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Anggota Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra, serta jajaran majelis guru SMK Cersa Pasaman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Pasaman Barat dalam memperluas ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya peran pengawasan partisipatif kepada kalangan pelajar sebagai pemilih pemula.
Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Wanhar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di masa depan. Oleh karena itu, pendidikan politik sejak dini sangat penting agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik mengenai proses demokrasi serta mampu berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan pemilu.
Menurutnya, sekolah menjadi salah satu ruang yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda. Melalui kerja sama ini, Bawaslu Pasaman Barat berharap dapat menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti sosialisasi pengawasan partisipatif, diskusi kepemiluan, hingga program Bawaslu Goes to School yang bertujuan meningkatkan kesadaran politik di kalangan pelajar.
“Melalui kerja sama ini kami ingin membangun kesadaran politik yang sehat di kalangan generasi muda. Pemilih pemula harus memahami hak dan tanggung jawabnya dalam demokrasi, sekaligus mengetahui pentingnya pengawasan dalam setiap proses pemilu,” ujar Wanhar.
Sementara itu, Kepala SMK Cersa Pasaman, Asmurniati, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi antara Bawaslu dan lembaga pendidikan sangat penting dalam memberikan wawasan politik yang benar kepada para siswa, sehingga mereka dapat menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Asmurniati juga berharap melalui kerja sama ini para siswa tidak hanya memahami proses pemilu secara teori, tetapi juga memiliki kesadaran untuk turut menjaga integritas demokrasi melalui partisipasi aktif dalam pengawasan.
“Kerja sama ini menjadi kesempatan yang baik bagi siswa kami untuk mendapatkan pemahaman langsung mengenai demokrasi dan kepemiluan. Kami berharap para siswa dapat menjadi generasi muda yang peduli terhadap masa depan demokrasi bangsa,” ungkapnya.
Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat berharap sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan institusi pendidikan dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi pemilih pemula yang tidak hanya memahami hak pilihnya, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
***
Dokumentasi : Humas
Editor : Humas