Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pasaman Barat Perkuat Kerja Sama Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Melalui Penandatanganan MoU dengan SMA Al Istiqamah

Foto Bersama setelah Tekan MOU

Dalam rangka memperkuat pelaksanaan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif serta mendukung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat melanjutkan kerja sama strategis dengan SMA Al Istiqamah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Jum'at (13/2/2026).

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi dan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pendidikan politik dan pengawasan partisipatif dalam rangka pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bersama SMA Al Istiqamah.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di lingkungan SMA Al Istiqamah dan ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, bersama Kepala Sekolah SMA Al Istiqamah, Zarfani. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Bawaslu Pasaman Barat dalam memperluas jaringan pengawasan partisipatif dan meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan pelajar.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat peran sekolah sebagai mitra strategis dalam pendidikan politik dan demokrasi. Menurutnya, generasi muda merupakan kelompok strategis yang harus dibekali pemahaman sejak dini terkait hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta peran mereka dalam menjaga kualitas pemilu.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap siswa-siswi SMA Al Istiqamah dapat menjadi agen pengawasan partisipatif yang mampu menyebarluaskan informasi kepemiluan, sekaligus ikut mengawal proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan,” ujar Wanhar.

Lebih lanjut, Wanhar menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan. Dengan adanya MoU ini, Bawaslu Pasaman Barat akan melaksanakan berbagai program edukasi, sosialisasi, dan kegiatan pengawasan partisipatif yang melibatkan guru dan siswa secara langsung.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Al Istiqamah, Zarfani, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan komitmen sekolah untuk mendukung program Bawaslu. Ia menilai kegiatan pendidikan politik sangat penting bagi siswa sebagai calon pemilih pemula agar memiliki pemahaman yang komprehensif tentang demokrasi dan kepemiluan.

“Sekolah siap menjadi mitra Bawaslu dalam memberikan edukasi demokrasi kepada siswa. Ini sejalan dengan visi kami dalam membentuk karakter siswa yang kritis, demokratis, dan bertanggung jawab sebagai warga negara,” tutur Zarfani.

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan pendidikan politik, sosialisasi kepemiluan, pelatihan pengawasan partisipatif, serta keterlibatan siswa dan tenaga pendidik dalam kegiatan pemantauan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Bawaslu Pasaman Barat berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi masyarakat sejak usia sekolah.

Dengan adanya penandatanganan MoU ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor guna menciptakan pemilih cerdas, pengawasan partisipatif yang kuat, serta demokrasi yang berkualitas dan berintegritas di Kabupaten Pasaman Barat.

***

Dokuemtasi : Humas

Editor : Humas