Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Tingkatkan Kapasitas SDM melalui Simulasi Pembuatan Formulir Pencegahan (F Cegah)

Foto kegiatan

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu dalam Rangka Simulasi Pembuatan Formulir Pencegahan (F Cegah) yang diselenggarakan di ruang rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Senin (23/2/2026)

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Dalam rangka memperkuat profesionalitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pengawas Pemilu melalui Simulasi Pembuatan Formulir Pencegahan (F Cegah). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat pada Senin (23/2/2026) dan diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan serta sekretariat.

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Wanhar, Anggota Bawaslu Laurencius Simatupang dan Beldia Putra, Plt. Kepala Sekretariat Maityus Fajri, Kasubbag P3S Ronny Sulistio, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Wanhar dalam arahannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM merupakan langkah strategis dalam memperkuat fungsi pencegahan sebagai salah satu mandat utama pengawasan pemilu. Ia menyampaikan bahwa pengawasan yang efektif tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan melalui langkah-langkah administrasi yang terukur dan terdokumentasi dengan baik.

“Formulir Pencegahan (F Cegah) menjadi instrumen penting dalam memastikan setiap potensi pelanggaran dapat diidentifikasi, dianalisis, dan ditindaklanjuti secara sistematis. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus memahami tata cara pengisian dan mekanisme penyusunannya dengan benar,” ujar Wanhar.

Simulasi pembuatan F Cegah ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman teknis seluruh jajaran dalam menyusun laporan pencegahan yang akurat, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemaparan teknis mengenai struktur formulir, aspek substansi yang harus dimuat, hingga praktik langsung penyusunan dokumen berdasarkan studi kasus yang disimulasikan.

Anggota Bawaslu Laurencius Simatupang menambahkan bahwa dokumentasi pencegahan yang baik akan menjadi tolok ukur kinerja kelembagaan serta bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Sementara itu, Anggota Bawaslu Beldia Putra menekankan pentingnya ketelitian dan konsistensi dalam setiap tahapan administrasi pengawasan.

Plt. Kepala Sekretariat Maityus Fajri turut menyampaikan komitmen sekretariat dalam mendukung optimalisasi fungsi pengawasan melalui penguatan tata kelola administrasi dan peningkatan kompetensi aparatur. Dukungan teknis dan administratif, menurutnya, merupakan bagian integral dalam memastikan pelaksanaan tugas pengawasan berjalan efektif dan efisien.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat berharap seluruh jajaran memiliki pemahaman yang komprehensif dan keterampilan teknis yang mumpuni dalam melaksanakan fungsi pencegahan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga integritas, profesionalitas, serta kualitas pengawasan pemilu, khususnya pada masa non-tahapan maupun dalam menghadapi tahapan pemilu dan pemilihan yang akan datang.

Dengan terselenggaranya kegiatan peningkatan kapasitas ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas SDM pengawas pemilu demi mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Pasaman Barat.

***

Dokumentasi : Humas

Editor : Humas