Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Hadiri Penguatan Kelembagaan SDM Pengawas Pemilu di Bawaslu Provinsi Sumatera Barat

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu Berintegritas, Transparansi, dan Bermartabat yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada Kamis (18/9) di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Padang.

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu Berintegritas, Transparansi, dan Bermartabat yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada Kamis (18/9) di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Padang.

pasamanbarat.bawaslu.go.id || PADANG, Dalam rangka memperkuat kualitas pengawasan Pemilu yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan prinsip demokrasi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu Berintegritas, Transparansi, dan Bermartabat yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, pada Kamis (18/9).
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Padang, dengan dihadiri oleh jajaran Bawaslu dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Barat.

Meningkatkan Kapasitas dan Kualitas Pengawas Pemilu

Kegiatan penguatan kelembagaan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas SDM pengawas Pemilu agar mampu melaksanakan pengawasan yang lebih optimal, profesional, serta berlandaskan nilai integritas dan akuntabilitas.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, bersama anggota Bawaslu, Beldia Putra dan Laurensius Simatupang, serta didampingi jajaran sekretariat.
Partisipasi aktif dari Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menunjukkan komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas kerja dalam mengawal proses demokrasi, khususnya menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu yang semakin dekat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, menyampaikan bahwa SDM pengawas Pemilu merupakan garda terdepan dalam menjaga integritas Pemilu. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan penguatan kelembagaan sangat penting dilakukan secara berkelanjutan.

“Pengawas Pemilu di setiap tingkatan memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan Pemilu berjalan sesuai prinsip Luber dan Jurdil. Melalui kegiatan penguatan kelembagaan ini, kita semua diingatkan untuk terus bekerja dengan profesional, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas,” ungkap Wanhar.

Fokus pada Profesionalisme dan Etika Pengawasan

Dalam kegiatan ini, berbagai materi penting disampaikan, mulai dari penguatan regulasi, strategi pengawasan, hingga pengelolaan kelembagaan dan SDM.
Bawaslu Provinsi Sumatera Barat menekankan bahwa keberhasilan pengawasan Pemilu tidak hanya ditentukan oleh kecakapan teknis, tetapi juga oleh penguasaan etika pengawasan dan kemampuan membangun kepercayaan publik.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Beldia Putra, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan evaluasi bagi seluruh jajaran pengawas Pemilu. Ia menambahkan bahwa pengawasan yang bermartabat hanya dapat diwujudkan jika pengawas memiliki pemahaman yang utuh terhadap regulasi, serta berpegang teguh pada prinsip netralitas dan keadilan.

“Pemilu yang berintegritas hanya dapat terwujud jika pengawas memiliki kompetensi, dedikasi, dan sikap netralitas yang tinggi. Melalui forum ini, kami memperkuat pemahaman agar setiap tindakan pengawasan dapat dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujar Beldia Putra.

Membangun Sinergi Antar-Lembaga Pengawas

Selain penguatan individu, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antar-lembaga pengawas Pemilu di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan yang semakin kompleks di era digital dan menjelang tahapan Pemilu mendatang.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Laurensius Simatupang, menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi lintas wilayah agar pelaksanaan pengawasan dapat lebih efektif dan efisien.

“Dengan adanya forum seperti ini, kita dapat berbagi pengalaman, strategi, dan inovasi dalam melakukan pengawasan. Kolaborasi antar-Bawaslu kabupaten/kota dan Bawaslu Provinsi menjadi kunci dalam memastikan pengawasan yang lebih menyeluruh dan efektif,” jelas Laurensius Simatupang.

Menjaga Kepercayaan Publik dan Demokrasi yang Bermartabat

Dalam penutupannya, Bawaslu Provinsi Sumatera Barat menekankan bahwa pengawasan Pemilu yang efektif harus mampu menjaga kepercayaan publik. Hal ini hanya dapat dicapai jika seluruh jajaran pengawas bekerja dengan integritas yang tinggi, profesionalisme, dan sikap netralitas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat SDM pengawas, baik di tingkat kabupaten maupun hingga ke desa dan nagari, agar proses pengawasan berjalan optimal di semua lini.

“Tugas kita bukan hanya mengawasi, tetapi juga memastikan masyarakat percaya pada proses Pemilu yang berlangsung. Kepercayaan publik adalah modal utama dalam membangun demokrasi yang bermartabat,” tutup Wanhar.

Langkah Nyata Menuju Pengawasan Pemilu yang Berkualitas

Melalui keikutsertaannya dalam kegiatan penguatan kelembagaan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat semakin mantap dalam melangkah menuju pengawasan Pemilu yang lebih berkualitas dan profesional.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa integritas pengawas adalah fondasi utama dalam mewujudkan Pemilu yang bersih, jujur, adil, dan bermartabat.

Dengan penguatan kapasitas dan sinergi yang solid, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat siap mengawal setiap tahapan Pemilu dengan mengedepankan transparansi, keadilan, dan partisipasi masyarakat, demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Pasaman Barat.

 

***

Foto : Humas
Editor : Humas