BAWASLU KABUPATEN PASAMAN BARAT GELAR UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-97
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || SIMPANG EMPAT, Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat menggelar upacara bendera di halaman kantor sekretariat Bawaslu, Selasa (28/10). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, baik anggota maupun staf sekretariat.
Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Beldia Putra, Laurensius Simatupang, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekretariat Maityus Fajri, serta seluruh staf sekretariat Bawaslu KabupatenDalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat menggelar upacara bendera di halaman kantor sekretariat Bawaslu setempat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, baik anggota maupun staf sekretariat.
Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Beldia Putra, Laurensius Simatupang, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekretariat Maityus Fajri, serta seluruh staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat. Bertindak selaku pembina upacara adalah Beldia Putra, yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H).
Dalam amanatnya, Beldia Putra menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan, persatuan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. Ia menekankan pentingnya meneladani semangat para pemuda 1928 yang telah berikrar untuk bersatu dalam satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa — Indonesia.
“Sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, kita semua di Bawaslu harus mampu meneladani semangat persatuan dan gotong royong yang diwariskan oleh para pemuda terdahulu. Semangat itu harus menjadi energi dalam menjaga integritas, netralitas, dan profesionalitas lembaga kita dalam mengawal proses demokrasi,” ujar Beldia Putra dalam amanatnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat untuk terus menumbuhkan semangat kolaborasi, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pengawasan. Menurutnya, semangat kepemudaan sejalan dengan semangat pengawasan yang berintegritas — keduanya menuntut keberanian, kejujuran, dan komitmen terhadap kebenaran.
“Sumpah Pemuda mengajarkan kita arti penting dari persatuan dalam keberagaman. Dalam konteks kerja kita di Bawaslu, nilai ini sangat relevan. Kita mungkin berbeda latar belakang, tetapi kita memiliki satu tujuan: memastikan Pemilu berjalan jujur, adil, dan demokratis,” tambahnya.
Upacara berjalan dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Seluruh peserta mengikuti prosesi upacara dengan tertib, mulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Sumpah Pemuda, hingga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu wajib nasional lainnya.
Plt Kepala Sekretariat Maityus Fajri turut mengapresiasi kedisiplinan seluruh jajaran dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa momentum peringatan Sumpah Pemuda menjadi pengingat penting bagi seluruh pegawai Bawaslu agar senantiasa bekerja dengan semangat, loyalitas, dan rasa memiliki terhadap lembaga.
Sementara itu, anggota Bawaslu Laurensius Simatupang juga menyampaikan bahwa nilai-nilai perjuangan pemuda harus terus hidup dalam setiap tindakan pengawasan. “Kita semua adalah bagian dari generasi penerus yang harus menjaga integritas bangsa ini melalui pengawasan yang adil dan bertanggung jawab,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat meneguhkan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat kepemudaan di lingkungan kerja. Semangat Sumpah Pemuda dijadikan inspirasi dalam memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja, serta mewujudkan pengawasan pemilu yang partisipatif dan berintegritas di Pasaman Barat.
Dengan mengusung tema nasional “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh untuk Indonesia Maju”, upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi refleksi bahwa Bawaslu tidak hanya berperan sebagai pengawas pemilu, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat. Pasaman Barat. Bertindak selaku pembina upacara adalah Beldia Putra, yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H).
Dalam amanatnya, Beldia Putra menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan, persatuan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. Ia menekankan pentingnya meneladani semangat para pemuda 1928 yang telah berikrar untuk bersatu dalam satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa — Indonesia.
“Sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, kita semua di Bawaslu harus mampu meneladani semangat persatuan dan gotong royong yang diwariskan oleh para pemuda terdahulu. Semangat itu harus menjadi energi dalam menjaga integritas, netralitas, dan profesionalitas lembaga kita dalam mengawal proses demokrasi,” ujar Beldia Putra dalam amanatnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat untuk terus menumbuhkan semangat kolaborasi, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pengawasan. Menurutnya, semangat kepemudaan sejalan dengan semangat pengawasan yang berintegritas — keduanya menuntut keberanian, kejujuran, dan komitmen terhadap kebenaran.
“Sumpah Pemuda mengajarkan kita arti penting dari persatuan dalam keberagaman. Dalam konteks kerja kita di Bawaslu, nilai ini sangat relevan. Kita mungkin berbeda latar belakang, tetapi kita memiliki satu tujuan: memastikan Pemilu berjalan jujur, adil, dan demokratis,” tambahnya.
Upacara berjalan dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Seluruh peserta mengikuti prosesi upacara dengan tertib, mulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Sumpah Pemuda, hingga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu wajib nasional lainnya.
Plt Kepala Sekretariat Maityus Fajri turut mengapresiasi kedisiplinan seluruh jajaran dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa momentum peringatan Sumpah Pemuda menjadi pengingat penting bagi seluruh pegawai Bawaslu agar senantiasa bekerja dengan semangat, loyalitas, dan rasa memiliki terhadap lembaga.
Sementara itu, anggota Bawaslu Laurensius Simatupang juga menyampaikan bahwa nilai-nilai perjuangan pemuda harus terus hidup dalam setiap tindakan pengawasan. “Kita semua adalah bagian dari generasi penerus yang harus menjaga integritas bangsa ini melalui pengawasan yang adil dan bertanggung jawab,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat meneguhkan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat kepemudaan di lingkungan kerja. Semangat Sumpah Pemuda dijadikan inspirasi dalam memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja, serta mewujudkan pengawasan pemilu yang partisipatif dan berintegritas di Pasaman Barat.
Dengan mengusung tema nasional “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh untuk Indonesia Maju”, upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi refleksi bahwa Bawaslu tidak hanya berperan sebagai pengawas pemilu, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat.
***
Foto : Humas
Editor : Humas