BAWASLU KABUPATEN PASAMAN BARAT GELAR RDK PENGUATAN KELEMBAGAAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PROSES PEMILU
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || SIMPANG EMPAT, Dalam upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan profesionalitas jajaran pengawas pemilu, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan kegiatan Rapat Dalam Kantor (RDK) Penguatan Kelembagaan pada Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Pasaman Barat pada Selasa (13/10).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Benny Aziz, dan Kabag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Eriyanti, beserta staf. Turut hadir Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, Anggota Bawaslu, Laurencius Simatupang dan Beldi Putra, Plt. Kepala Sekretariat, Maityus Fajri, Kasubbag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Ronny Sulistyo, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Benny Aziz bertindak sebagai narasumber utama dan memaparkan materi bertema “Tata Cara Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu”. Ia menekankan pentingnya kemampuan jajaran pengawas dalam memahami dan menerapkan peraturan perundang-undangan secara tepat dalam setiap tahapan penyelesaian sengketa.
“Sengketa proses pemilu bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal keadilan dan kepastian hukum. Setiap pengawas harus mampu memahami prosedur penyelesaian sengketa dengan baik agar keputusan yang dihasilkan mencerminkan keadilan dan menjaga integritas pemilu,” ungkap Benny Aziz.
Sementara itu, Kabag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Eriyanti, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan berkelanjutan dari Bawaslu Provinsi untuk memastikan kesiapan jajaran di tingkat kabupaten menghadapi potensi sengketa pada setiap tahapan pemilu.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran di tingkat kabupaten memiliki kemampuan analisis dan teknis yang kuat dalam menangani sengketa. Dengan begitu, Bawaslu dapat menjadi lembaga yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga mampu menyelesaikan persoalan dengan profesional dan transparan,” tutur Eriyanti.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Wanhar, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan dan memperdalam pengetahuan teknis seluruh jajaran pengawas di daerah.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bawaslu Provinsi yang selalu memberikan bimbingan dan penguatan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Bawaslu Pasaman Barat siap menghadapi segala dinamika penyelesaian sengketa dengan pendekatan yang profesional, cepat, dan tepat,” kata Wanhar.
Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Laurencius Simatupang, menambahkan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi faktor utama dalam memastikan pengawasan berjalan efektif.
“Dengan memahami tata cara penyelesaian sengketa, jajaran pengawas diharapkan mampu bersikap objektif dan berpedoman pada regulasi, sehingga setiap langkah yang diambil dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Laurencius Simatupang.
Hal senada disampaikan oleh Beldi Putra, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarbidang dalam mendukung tugas penyelesaian sengketa.
“Sengketa proses pemilu tidak bisa diselesaikan secara parsial. Semua unsur, baik divisi maupun sekretariat, perlu saling berkoordinasi agar hasilnya efektif dan memenuhi rasa keadilan bagi peserta pemilu,” tutur Beldi Putra.
Dari unsur sekretariat, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Pasaman Barat, Maityus Fajri, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan dan penyelesaian sengketa.
“Sekretariat berkomitmen untuk memberikan dukungan administratif dan teknis secara maksimal, agar setiap kegiatan kelembagaan berjalan lancar dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan,” ucap Maityus Fajri.
Sementara itu, Kasubbag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Ronny Sulistyo, menambahkan bahwa kegiatan seperti RDK ini menjadi ruang evaluasi dan refleksi bagi jajaran pengawas.
“Rapat ini tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi kendala dan mencari solusi bersama agar pelaksanaan tugas pengawasan di Pasaman Barat semakin optimal,” ungkap Ronny Sulistyo.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi terkait pengalaman serta tantangan yang dihadapi dalam penyelesaian sengketa proses pemilu di lapangan.
Melalui kegiatan RDK Penguatan Kelembagaan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kompetensi internal, memperkokoh koordinasi kelembagaan, dan memastikan seluruh jajaran siap mengawal setiap tahapan pemilu agar berjalan jujur, adil, dan bermartabat.
***
Foto : Humas
Editor : Humas