Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU GOES TO SCHOOL! BAWASLU KABUPATEN PASAMAN BARAT LAKSANAKAN SOSIALISASI PARTISIPATIF DI SMA NEGERI 1 PASAMAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PERAN SERTA PEMILIH PEMULA

Foto bersama Kegiatan Bawaslu Goes too Scholl

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi partisipatif “Bawaslu Goes to School” di SMA Negeri 1 Pasaman, sebagai upaya meningkatkan peran serta pemilih pemula dalam pengawasan partisipatif pemilu, pada hari  Kamis (11/12). Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pasaman Bersama Kepala Sekolah, Guru dan Siswa-Siswi kelas X,XI dan XII.

pasamanbarat.bawaslu.go.id || Pasaman Barat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat kembali memperkuat komitmen dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif “Bawaslu Goes to School”. Kegiatan ini diselenggarakan di SMA Negeri 1 Pasaman pada Kamis, (11/12), dan diikuti oleh Kepala Sekolah, majelis guru, serta ratusan siswa-siswi kelas X, XI, dan XII.

Kehadiran Bawaslu di lingkungan sekolah ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, sekaligus membekali pelajar sebagai pemilih pemula agar memahami pentingnya peran mereka dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, serta berintegritas.

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat sekaligus Koordinator Divisi Pengawasan, Pencegahan, dan Hubungan Antar Lembaga (P2H), Beldia Putra, yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Beldia Putra menjelaskan peran strategis Bawaslu dalam setiap tahapan pemilu, termasuk pengawasan, pencegahan pelanggaran, edukasi publik, serta penindakan apabila ditemukan dugaan pelanggaran pemilu.

“Generasi muda adalah kelompok yang sangat menentukan arah masa depan demokrasi. Melalui kegiatan Bawaslu Goes to School ini, kami ingin memastikan bahwa siswa-siswi memahami hak dan kewajiban mereka sebagai pemilih, serta mampu menjadi bagian dari pengawasan partisipatif untuk menciptakan pemilu yang berkualitas,” ujar Beldia Putra dalam penyampaiannya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemilih pemula memiliki potensi besar dalam menggerakkan budaya politik yang bersih dan cerdas. Karena itu, Bawaslu berupaya hadir lebih dekat ke sekolah-sekolah agar informasi kepemiluan dapat tersampaikan dengan tepat sasaran.

Pihak SMA Negeri 1 Pasaman memberikan apresiasi atas kegiatan edukatif tersebut. Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan siswa, terutama menjelang momentum pesta demokrasi. “Kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya berpartisipasi secara aktif, cerdas, dan bertanggung jawab dalam pemilu,” ujarnya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang muncul seputar pemilu, proses pengawasan, serta cara turut berperan dalam mencegah pelanggaran. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki ketertarikan dan kepedulian tinggi terhadap proses demokrasi di Indonesia.

Kegiatan Bawaslu Goes to School ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat memperluas jangkauan edukasi dan pengawasan partisipatif, sekaligus mendukung terciptanya pemilih yang kritis, berintegritas, dan sadar akan peran pentingnya dalam pembangunan demokrasi bangsa.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMA Negeri 1 Pasaman dapat menjadi agen pengawas demokrasi di lingkungan masing-masing, serta turut menjaga pelaksanaan pemilu agar berjalan aman, damai, dan berkualitas.

***

Foto : Humas

Editor : Humas