APEL PAGI BUKAN SEKEDAR RUTINITAS, TETAPI WUJUD KOMITMEN KITA MEMBANGUN DISIPLIN DAN KOLABORASI DALAM SETIAP LANGKAH PENGAWASAN
|
pasamanbarat.bawaslu.go.id || SIMPANG EMPAT, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat kembali melaksanakan kegiatan apel pagi rutin yang dilaksanakan di halaman kantor sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Senin (20/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Beldia Putra dan Laurencius Simatupang, Plt. Kepala Sekretariat Maityus Fajri, Kasubbag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, serta seluruh staf sekretariat Bawaslu.
Pada apel pagi kali ini, yang bertindak sebagai pembina apel adalah Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Laurencius Simatupang. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menumbuhkan kedisiplinan dan kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, terutama dalam konteks kerja pengawasan pemilu dan pemilihan.
Laurencius menekankan bahwa kedisiplinan bukan hanya soal hadir tepat waktu atau melaksanakan pekerjaan sesuai jadwal, tetapi juga merupakan cerminan dari komitmen, tanggung jawab, dan integritas setiap aparatur Bawaslu dalam menjaga marwah lembaga pengawas pemilu. Menurutnya, kedisiplinan menjadi pondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan efektif, yang pada akhirnya akan berpengaruh langsung terhadap kualitas kerja pengawasan di lapangan.
“Kedisiplinan adalah bagian dari karakter yang harus terus kita rawat. Karena dari disiplinlah muncul kejujuran, tanggung jawab, dan keteladanan. Jika setiap individu dalam organisasi ini memiliki kedisiplinan yang kuat, maka roda kerja Bawaslu akan bergerak dengan baik, dan setiap program pengawasan bisa berjalan secara optimal,” ujar Laurencius dalam amanatnya.
Lebih lanjut, Laurencius juga menegaskan pentingnya kolaborasi dan kekompakan antaranggota, pejabat struktural, serta seluruh jajaran sekretariat dalam melaksanakan fungsi pengawasan. Menurutnya, pengawasan bukan hanya tugas individu, tetapi merupakan hasil kerja kolektif yang membutuhkan komunikasi yang baik, saling menghargai peran, dan keinginan untuk mencapai tujuan bersama.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menjalankan tugas pengawasan. Dibutuhkan kerja sama yang solid antara divisi, antara staf, serta antara sekretariat dan pimpinan. Setiap bagian memiliki perannya masing-masing yang saling melengkapi. Tanpa kolaborasi, maka pengawasan yang kita lakukan tidak akan maksimal,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Laurencius juga mengajak seluruh jajaran sekretariat untuk terus menjaga semangat, etos kerja, dan rasa tanggung jawab dalam menghadapi berbagai agenda Bawaslu ke depan. Ia menekankan bahwa tantangan pengawasan menjelang tahapan pemilihan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kesiapan baik secara mental, fisik, maupun administratif dari seluruh unsur di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat.
Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya membangun suasana kerja yang positif dan saling mendukung, agar seluruh tim dapat bekerja dengan harmonis dan produktif. Lingkungan kerja yang kondusif, menurutnya, akan memunculkan semangat baru dan memperkuat rasa memiliki terhadap lembaga Bawaslu.
“Mari kita jaga semangat kebersamaan ini. Setiap pekerjaan yang kita lakukan adalah bentuk pengabdian kepada lembaga dan masyarakat. Jika kita bekerja dengan hati, dengan disiplin, dan dengan semangat kolaboratif, maka hasilnya pasti akan baik,” tutup Laurencius.
Apel pagi yang berlangsung dengan khidmat ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan budaya kerja yang disiplin, berintegritas, dan kolaboratif di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan arahan teknis oleh Plt. Kepala Sekretariat terkait agenda kerja pekan ini.
***
Foto : Humas
Editor : Humas